Kuliah Umum STKIP Muhammadiyah Kalabahi Membangun Generasi Cerdas, Beretika, Adaptif, dan Inovatif di Era Industri 4.0 dan Society 5.0
![]() |
| Pembukaan Kuliah Umum |
Kegiatan berlangsung di aula kampus STKIP Muhammadiyah Kalabahi dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi, dosen, serta unsur pimpinan kampus.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua BPH STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Bapak Haji Ishak Djawa, S.H, menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual.
“Intelektual mahasiswa harus bertumpu pada iman dan takwa. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu dilandasi nilai ketakwaan agar tidak kehilangan arah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut memperkuat identitas perguruan tinggi Muhammadiyah yang menempatkan integrasi IMTAK dan IPTEK sebagai fondasi pendidikan. Konsep tersebut relevan dengan kerangka Society 5.0 yang menekankan pemanfaatan teknologi berbasis nilai kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi dalam sambutannya mengajak mahasiswa untuk benar-benar menyimak materi dari kedua doktor sebagai bekal memperluas wawasan.
“Momentum seperti ini membuka cakrawala berpikir. Dengarkan secara serius, refleksikan, lalu terapkan dalam proses belajar dan kehidupan akademik,” pesannya.
Kuliah umum tersebut tidak berhenti pada seremoni akademik. Kegiatan tersebut menjadi titik awal penguatan budaya ilmiah di lingkungan kampus. Generasi yang cerdas tanpa etika akan kehilangan arah. Generasi yang beretika tanpa kompetensi akan kesulitan bersaing. Integrasi keduanya melahirkan pribadi yang adaptif sekaligus inovatif.
STKIP Muhammadiyah Kalabahi menunjukkan peran strategisnya sebagai pusat pengembangan pendidikan di Kabupaten Alor. melalui sinergi antara pimpinan, dosen, mahasiswa, dan masyarakat, kampus berupaya mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global tanpa tercerabut dari nilai moral dan budaya lokal.
Penulis: M

0 Komentar