Silaturahmi dan Sosialisasi STKIP Muhammadiyah Kalabahi di UPTD SD Inpres Umapura: Menyemai Cita-Cita Pendidikan Sejak Usia Dini
STKIPMUHKAI — STKIP Muhammadiyah Kalabahi terus memperluas peran sosial dan edukatif melalui kegiatan silaturahmi dan sosialisasi pendidikan di UPTD SD Inpres Umapura, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendekatkan dunia akademik kepada satuan pendidikan dasar, khususnya di wilayah kepulauan. (22/01/26)
UPTD SD Inpres Umapura merupakan salah satu sekolah dasar negeri yang melayani peserta didik dari lingkungan pesisir dan perbukitan sekitar Desa Umapura. Mayoritas orang tua siswa bekerja sebagai nelayan tradisional, petani ladang, serta penenun. Kondisi tersebut membentuk karakter sekolah yang kuat dalam nilai kebersamaan, sekaligus menghadirkan tantangan keberlanjutan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Mahasiswa KKL STKIP Muhammadiyah Kalabahi yang hadir memperkenalkan peran kampus sebagai pusat pengembangan ilmu, pencetak guru, dan mitra sekolah dasar dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sosialisasi dikemas dalam bahasa sederhana agar mudah dipahami peserta didik sekolah dasar, sekaligus memberi wawasan awal kepada guru dan orang tua.
Guru UPTD SD Inpres Umapura, Santri AHmad Kiko menyampaikan bahwa kehadiran perguruan tinggi di lingkungan sekolah dasar memiliki dampak psikologis jangka panjang bagi peserta didik.
“Anak-anak perlu dikenalkan mimpi sejak kecil. Saat kampus datang ke sekolah, mereka mulai mengenal dunia pendidikan lanjutan sebagai sesuatu yang mungkin diraih,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Pernyataan tersebut sejalan dengan kondisi pendidikan dasar di Kabupaten Alor yang masih membutuhkan penguatan literasi aspirasi pendidikan sejak usia dini.
Salah satu guru kelas di UPTD SD Inpres Umapura menilai kegiatan silaturahmi tersebut memberi energi baru bagi tenaga pendidik.
“Kami sering berbicara soal cita-cita di kelas. Kehadiran STKIP Muhammadiyah Kalabahi membantu guru menjelaskan masa depan pendidikan secara konkret,” katanya.
Guru juga berharap kerja sama semacam itu berlanjut dalam bentuk pendampingan literasi, penguatan numerasi, serta praktik pembelajaran kontekstual yang sesuai karakter anak-anak Alor.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Alor, tingkat keberlanjutan pendidikan dari SD ke SMP relatif stabil, sementara transisi ke jenjang SMA dan perguruan tinggi masih memerlukan penguatan motivasi serta dukungan keluarga. Wilayah Alor Barat Laut menjadi salah satu kawasan strategis dengan jumlah peserta didik usia sekolah dasar cukup besar.
Pendekatan sosialisasi di tingkat SD dinilai efektif sebagai investasi jangka panjang. Pendidikan tinggi tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang jauh, melainkan sebagai bagian dari perjalanan hidup yang dimulai sejak bangku sekolah dasar.
Pendekatan silaturahmi dipilih karena selaras dengan budaya masyarakat Alor yang menempatkan relasi sosial dan tatap muka sebagai fondasi kepercayaan. Kampus yang hadir langsung ke sekolah dasar membangun legitimasi sosial, sekaligus membuka ruang kolaborasi berkelanjutan.
Kegiatan silaturahmi tersebut sejalan dengan berbagai agenda penguatan pendidikan di Kabupaten Alor, termasuk pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan dan Kampus Mengajar.
Silaturahmi dan sosialisasi STKIP Muhammadiyah Kalabahi di UPTD SD Inpres Umapura menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak selalu dimulai dari ruang kuliah. Langkah kecil di sekolah dasar mampu membentuk orientasi hidup, menumbuhkan kepercayaan diri, serta membuka cakrawala anak-anak Alor terhadap masa depan yang lebih luas.
Penulis : M

0 Komentar